Sebagaimana jalan rezki yang dibagi-bagikan oleh Allah kepada hamba-hambaNya,ada yang jadi tukang kayu, ada pengusaha, pegawai, dan lain-lain, seperti itupulalah amalan-amalan sholeh.
Ada orang yang dimudahkan Allah untuk selalu sholat malam (namun jarang puasa sunnah), ada yang sebaliknya, ada yang mudah sholat malam dan puasa. Ada yang dimudahkan untuk bersedekah tapi tidak bisa ceramah. Ada yang pintar berceramah tetapi tidak mampu untuk bersedekah.
Demikianlah... masing-masing hamba hendaknya menekuni amal sholeh yang dimudahkan Allah baginya dan jangan menyepelekannya, serta jangan menyepelekan amalan orang lain. Bukankah tanpa donatur maka dakwah sulit untuk berjalan?? dan bukankah dana tanpa arahan da'i juga kurang optimal?? Sebagaimana sholat malam merupakan sebab masuk surga, maka demikian pula puasa, bersedekah dan berdakwah.
Menekuni amalan sholeh yang Allah mudahkan untuk kita -apapun bentuk amalan sholeh tersebut- merupakan ungkapan rasa syukur kita kepada Allah yang telah memudahkan segalanya.Semoga amalan sholeh yang kita tekuni -walau sedikit- mampu menjadi amalan terindah untuk kita di yaumil akhir kelak..Aamiin..
(dari Ust.Firanda Andirja,Lc., MA. Melalui BlackBerry Messenger)
Amiiiiin smoga kita mampu memiliki amalan yang dapat kita banggakan di akhirat kelak. bukan amalan yang dapat membanggakan kita di depan orang banyak (naudzubillah mindzalik). keep spirit for workship ^_^
BalasHapusiyaa amin.... tawwa cantiknya blognya. hmmm *_^
BalasHapus